[Selasa, 11 Agustus 2015]
Sore itu.. pertama kali ku menginjakkan kaki di sana
Di tempat termegah universitas ini
Tempat dimana kita dipanggil lima kali tiap harinya
Tempat dimana kita bertemu dengan Sang Khaliq
Tempat dimana kita bersujud dan mengadu kepada-Nya
Tempat pertama, tempat parkir,
ku bertemu dengan dua orang gadis sebaya
pakaian mereka biru, sama halnya sepertiku
kami berkenalan, kami berbincang
dalam benakku, "oh..ini dia.."
[15.00] Adzan berkumandang..
kami memutuskan untuk mengambil air wudhu
memutuskan untuk menemui-Nya terlebih dahulu
sebelum kami menemui mereka
Sehabis itu kami turun
Di beranda, kami melihat sekumpulan orang
ikhwan dan akhwat berpakaian biru
duduk melingkar sembari berbincang
kami pikir inilah mereka
kami ucapkan salam ,bergabung dan duduk melingkar
Hening....
Tiba-tiba suasana menjadi hening
Wajar.. sekumpulan orang ini tak mengenal satu sama lain
satu orang angkat bicara, mengusulkan berkenalan
akhirnya kami memperkenalkan diri masing-masing
terlihat setiap orang berusaha menghafal
namun apa daya..
walau berkali-kali menyebutkan nama, tetap saja tidak hafal
Memang.. kami tidak dituntut untuk menghafal nama
kami dituntut untuk menjadi lebih dekat
saling mengenal satu sama lain, bukan hanya hafal nama
Setelah menunggu beberapa lama..
kami mendapat pesan untuk pindah tempat
Octagon.. pindah ke octagon.. segi delapan
Kami kembali duduk melingkar
namun yang berbeda adalah kami ditemani dua orang
dua orang yang lebih berpengalaman
dua orang yang menjadi panutan
dua orang itu adalah.. pemandu kami
orang yang akan memandu perjalanan kami
membantu proses kami
kami mengulangi perkenalan
menyebutkan pengalaman
hal yang tak terduga
ternyata pengalaman kami sama
betapa senang di hati
bertemu dengan orang-orang seperti ini
orang-orang yang berada di jalan-Nya
kami melanjutkan dengan permainan
permainan yang mendekatkan kami
membantu kami lebih mengenal satu sama lain
sungguh menyenangkan..
Tapi waktu cepat berlalu..
waktunya kami harus berpisah
waktunya kami harus menemui-Nya kembali
namun.. cerita kami belum selesai..
cerita kami masih panjang..
perjuangan kami.. kerja keras kami setelah pertemuan itu
tak dapat dituliskan dengan kata-kata
Tidak ada komentar:
Posting Komentar